Topik bolehkah ibu menyusui minum sangobion – Banyak ibu menyusui (busui) yang merasa bingung terkait apakah boleh minum Sangobion ketika kondisi tubuh terasa lemas, pusing, atau dicurigai kurang darah.

Kebingungan ini wajar, karena ibu menyusui harus lebih cermat mengonsumsi obat maupun suplemen apa pun, sebab apa yang ibu konsumsi dapat memengaruhi ASI bagi bayi mereka. Di berbagai forum ibu menyusui, pertanyaan “Bolehkah ibu menyusui minum Sangobion?” sering muncul, mengingat Sangobion adalah salah satu merek suplemen penambah darah paling populer di Indonesia yang mengandung zat besi, vitamin B kompleks, hingga mineral pendukung pembentukan sel darah merah.
Pertanyaan yang menjadi topik hangat di kalangan para busui, apakah sang ibu menyusui aman mengonsumsi produk ini? Bagaimana efeknya terhadap ASI, dan apakah benar bisa meningkatkan kadar Hb?
Untuk menjawab kebingungan tersebut, yuk mari kita bahas secara detail melalui ulasan lengkap di bawah ini.
Baca Juga: Bolehkah Minum ASI Booster Sebelum Melahirkan? Cek Faktanya!
Kenapa Ibu Menyusui Sering Kurang Darah?
Ibu menyusui lebih sering mengalami anemia atau kondisi kekurangan sel darah merah karena beberapa alasan berikut:
1. Kehilangan darah pasca persalinan
Proses melahirkan secara alami maupun operasi dapat menyebabkan kehilangan darah cukup banyak. Menurut review penelitian oleh Neef et al. (2024) yang dipublikasikan dalam jurnal Current concepts in postpartum anemia management di laman PubMed Central, bahwa Anemia pascapersalinan (PPA) umum terjadi pada wanita setelah melahirkan dan memengaruhi sekitar 50–80% dari seluruh wanita di seluruh dunia.
2. Kebutuhan zat gizi meningkat
Selama masa menyusui, kebutuhan zat besi, vitamin B12, folat, hingga protein meningkat. Tanpa asupan yang cukup, tubuh sulit memproduksi hemoglobin secara optimal.
3. Kurang istirahat dan metabolisme yang meningkat
Ibu menyusui sering kali kurang tidur dan kelelahan dalam merawat bayi. Kondisi ini bisa memperparah gejala anemia, seperti mudah lelah, pusing, hingga kulit pucat.
4. Pola makan yang tidak seimbang
Sebagian ibu menyusui mengaku kesulitan menyeimbangkan nutrisi karena kesibukan mengurus bayi. Padahal, zat besi banyak ditemukan pada makanan seperti daging merah, hati ayam, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
Karena sejumlah faktor inilah banyak ibu menyusui yang bertanya mengenai suplementasi tambahan seperti Sangobion untuk mengembalikan stamina dan kadar Hb.
Ketahui Berapa HB Normal Ibu Menyusui?
Nilai hemoglobin (Hb) normal untuk ibu menyusui pada dasarnya sama seperti wanita dewasa:
- Hb normal: 12 – 15 g/dL
- Anemia ringan: 10 – 11.9 g/dL
- Anemia sedang: 8 – 9.9 g/dL
- Anemia berat: < 8 g/dL
Jika Hb Anda berada di bawah angka normal, dan Anda sering mengalami lemas, sesak, pusing, atau mudah capek, kondisi ini harus ditangani segera.
Apakah Anemia Mempengaruhi Produksi ASI?
Pertanyaan ini memang menjadi topik hangat di kalangan ibu menyusui terlebih bagi wanita yang baru memiliki anak pertama. Jawabannya memang bisa memberikan pengaruh kepada produksi ASI Bunda.
Dalam jurnal Relationship of Hemoglobin Levels to Iron (Fe) Levels of Mature Breast Milk in Nursing Mothers in Samarinda, Wahyutri dkk. (2020) di laman Poltekkes Surabaya, bahwa Salah satu hambatan ibu untuk memberi ASI eksklusif adalah hemoglobin rendah, yang membuat produksi ASI kurang lancar dan bisa menurunkan kandungan gizi ASI.
Diketahui hasil uji statistik: p = 0.000, artinya ada hubungan signifikan antara kadar Hb dan kadar Fe pada ASI. Kesimpulannya semakin tinggi hemoglobin ibu, semakin tinggi kadar besi pada ASI. Selain itu, anemia ringan memengaruhi kualitas ASI, sedangkan anemia berat bisa memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI.
Sekilas Tentang Produk Sangobion dan Kandungannya
Sangobion merupakan suplemen penambah darah yang cukup populer. Kandungan utamanya meliputi:
- Ferrous gluconate (zat besi)
- Vitamin C
- Vitamin B12
- Asam folat (vitamin B9)
- Copper sulfate
- Manganese sulfate
Kombinasi ini membantu pembentukan sel darah merah dan meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi dan asam folat adalah dua nutrisi paling penting dalam mencegah dan mengatasi anemia termasuk pada ibu menyusui. Namun, bagaimana jika dikonsumsi saat menyusui? Apakah aman? Yuk, lanjut simak!
Lantas, Bolehkah Ibu Menyusui Minum Sangobion? Pengaruh pada ASI? Cek Faktanya!

Ini adalah pertanyaan utama: Bolehkah ibu menyusui minum Sangobion?
Jawabannya: Boleh, selama sesuai dosis anjuran dan Bunda tidak memiliki kondisi medis tertentu.
Kandungan zat besi, asam folat, dan vitamin B12 dalam Sangobion tidak berbahaya untuk ibu menyusui, bahkan dibutuhkan untuk mendukung pembentukan sel darah merah. Produksi ASI Bunda tidak terganggu oleh konsumsi suplemen penambah darah, bahkan bisa membaik bila Bunda memiliki kondisi anemia sehingga bisa teratasi.
Melansir laman CDC, bahwa memang zat besi dibutuhkan untuk perkembangan otak selama masa bayi dan anak usia dini. Pada usia sekitar 6 bulan, bayi membutuhkan sumber zat besi selain ASI. Kebutuhan zat besi bayi dapat dipenuhi melalui makanan kaya zat besi, sereal yang diperkaya zat besi, atau suplemen zat besi tetes.
Catatan Penting bagi Bunda
1. Konsultasikan dulu bila Bunda memiliki riwayat penyakit tertentu
Misalnya:
- gangguan ginjal
- thalassemia
- hemochromatosis (kelebihan zat besi)
2. Jangan mengonsumsi lebih dari dosis yang aman
Dosis tinggi zat besi bisa menyebabkan konstipasi, mual, atau perut begah.
3. Pastikan tidak sedang mengonsumsi suplemen zat besi ganda
Dua suplemen zat besi sekaligus dapat menyebabkan overdosis zat besi.
Secara keseluruhan, Sangobion termasuk aman untuk ibu menyusui selama digunakan dengan benar.
Baca Juga: Bolehkah Ibu Menyusui Makan Ikan Asin? Berdampak pada ASI? Simak Faktanya!
Kapan Sebaiknya Minum Sangobion untuk Ibu Menyusui? (Aturan Minum dan Interaksi Obat Lain)
Beberapa tips konsumsi:
1. Minum setelah makan
Karena zat besi bisa menyebabkan mual apabila perut kosong.
2. Hindari minum bersamaan dengan:
- teh
- kopi
- susu
- makanan tinggi kalsium
Beberapa minuman tersebut dihindari karena bisa menghambat penyerapan zat besi.
3. Obat yang bisa berinteraksi:
- antasida
- suplemen kalsium
Hindari konsumsi bersamaan obat-obat tersebut dalam rentang 2 jam.
4. Waktu terbaik minum
Malam hari atau setelah makan siang—ini membantu penyerapan lebih optimal.
Apakah Sangobion bisa Naikin HB pada Ibu Menyusui?

Ya, Sangobion dapat membantu menaikkan kadar Hb pada ibu menyusui yang mengalami anemia defisiensi besi. Sejumlah kegunaan zat besi pada tubuh untuk:
- Meningkatkan produksi hemoglobin
- Memperbaiki kualitas sel darah merah
- Membantu transportasi oksigen dalam tubuh
Berdasarkan analisis lima uji klinis besar yang dirangkum dalam penelitian Okam, Koch, & Tran (2017) dalam The American Journal of Medicine, suplementasi zat besi terbukti mampu meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) dalam waktu relatif cepat, yaitu 2–4 minggu.
Meski begitu, Bunda juga perlu memahami bahwa peningkatan ini bergantung juga pada:
- pola makan ibu
- tingkat keparahan anemia
- konsistensi konsumsi
- tidak ada penyakit lain yang memengaruhi darah
Perhatikan Efek Samping Sangobion yang Mungkin Muncul
Meski aman, beberapa ibu mengalami efek samping ringan seperti:
- mual
- feses kehitaman
- sembelit
- perut begah
- sakit perut ringan
Ini adalah efek normal dari suplemen zat besi. Biasanya hilang dalam beberapa hari.
Namun, bila muncul efek samping lain:
- muntah hebat
- alergi
- nyeri perut parah
Segera hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter.
Kapan Tidak Boleh Minum Sangobion pada Ibu Menyusui?
Bunda sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen zat besi seperti Sangobion jika:
- Memiliki kadar zat besi terlalu tinggi
- Memiliki penyakit ginjal tertentu
- Memiliki thalassemia mayor (kelainan darah genetik bawaan)
- Didiagnosis hemochromatosis (kelebihan zat besi)
Baca Juga: Bolehkah Ibu Menyusui Makan Santan? Yuk, Cari Tahu Jawaban dan Faktanya Bunda!
Jaga Kelancaran ASI dengan Asupan Nutrisi Lengkap dengan Fitbumin Vilaktin Sebagai ASI Booster Alami
Selain mempertanyakan “Bolehkah ibu menyusui minum Sangobion?”, banyak Bunda yang juga mengeluhkan ASI yang menurun karena anemia atau tubuh yang terlalu lelah. Mengatasi anemia memang penting, tetapi memperbaiki nutrisi untuk mendukung produksi ASI juga tidak kalah pentingnya.
Salah satu suplemen herbal pendukung yang banyak direkomendasikan oleh para ibu menyusui adalah Fitbumin Vilaktin, ASI booster alami berbahan kombinasi ikan gabus, daun katuk, bayam, dan rumput laut yang terkenal efektif membantu memperlancar produksi ASI.

Keunggulan Fitbumin Vilaktin:
- Berbahan alami dari daun katuk dan ekstrak ikan gabus
- Membantu meningkatkan hormon prolaktin dan produksi ASI
- Membantu ibu lebih kuat, tidak mudah lelah, dan tidak pucat
- Kandungan albumin dari ikan gabus membantu pemulihan pasca melahirkan
- Aman untuk ibu menyusui
Bila anemia membuat ASI Anda berkurang, kombinasi perbaikan nutrisi, konsumsi suplemen penambah darah sesuai anjuran, dan herbal alami seperti Fitbumin Vilaktin dapat menjadi solusi yang tepat.
Itulah ulasan mengenai pembahasan topik pertanyaan “Bolehkah ibu menyusui minum sangobion?” beserta fakta pengaruhnya pada ASI. Untuk membeli Fitbumin Vilaktin, Bunda bisa langsung saja mengklik pada gambar produk atau klik tautan link pembelian produk secara online atau daring di marketplace berikut ini.
Segera beli Fitbumin Vilaktin karena ada diskon Flash Promo bulan ini untuk membantu Bunda menjaga kelancaran ASI sekaligus mencegah anemia dengan booster nutrisi ASI alami!



